DreamLeague Season 11: Vici Juara, Asia Berturut-turut Dominasi DreamLeague

Perjalanan Hampir Sempurna!

Vici Gaming membawa pulang trofi di DreamLeague Season 11, Stockholm Major, dengan cara yang memukau. Melanjutkan dominasi mereka sebelumnya, dengan menjuarai StarLadder ImbaTV Dota 2 Minor awal bulan Maret ini, mereka tampil sangat baik di DreamLeague Season 11 dengan perjalanan mulus dan hampir sempurna, mereka melalui Upper Braket sehinga akhirnya menghadapi Virtus.pro di Grand Final.

Image result for vici gaming dreamleague 11
Dok: Dreamhack

Perjalanan mulus Vici Gaming, dihitung hampir sempurna, mereka hanya mengalami 1 kali kekalahan saat di Grup D, saat pertarungan Winner Match mereka harus mengakui ketangguhan Evil Geniuses 0-2. Pada akhirnya merekapun lolos ke Upper Bracket Fase Play Off, dengan menduduki posisi runner up di grup tersebut.

Melanjutkan nasibnya di Play Off  mereka bertanding di zona Upper Bracket. 3 kali berturut-turut, Fade dkk menundukan lawannya dengan skor 2-1, mulai dari Upper Bracket Ronde 1 : melawan Team Secret, Upper Bracket Ronde 2 : melawan PSG.LGD, Upper Bracket Finals: melawan Fnatic.

GRAND FINALS DreamLeague Season 11

Kedua tim saling bertanding dengan permainan agresif. Namun, game pertama adalah milik Vici Gaming setelah mereka memenangkan fase laning dengan mudah. Zhang “Paparazi” Chengjun tampil mengesankan dengan KDA 12/0/12  dengan Morphling-nya.

Game kedua adalah tentang Antimage. Hero pilihan terakhir dalam draft Virtus.pro yang dipilih oleh Roman “RAMZES666” Kushnarev. Virtus.pro sukses menyamakan pertandingan hingga 1-1 dengan skor KDAnya 11/1/13.

Vici Gaming mengambil resiko dengan memilih hero: Bloodseeker. Hero tersebut hanya terpilih dua kali di sepanjang pagelaran DreamLeague Season 11 ini, dan dua-duanya memang dipilih oleh Vici Gaming. Di tangan Zeng “Ori” Jiaoyang, Bloodseeker benar sesuai dengan namanya (Pencari Darah). Ori bermain agresif dan perfect dengan KDA 10/0/5 menyelesaikan game ketiga di menit 22. Virtus.pro tidak dapat menahan laju agresifitas Vici Gaming, mereka membiarkan skuad Tiongkok ini mengambil kemenangan kedua mereka di Grand Final dengan cukup cepat. Skor 2-1 untuk Vici Gaming.

Game keempat kembali Virtus.pro mengguncang segalanya dengan Hero yang lebih agresif yang dipilih Ramzes. Dia memainkan Storm Spirit, Hero yang bergerak lebih cepat dari Troll Warlord yang dia mainkan di game ketiga. Ini memungkinkannya untuk agresif di early game. Virtus.pro mengirim Grand Final benar-benar hingga game kelima (Best of 5).

Pertandingan terakhir turnamen ini sedikit anti-klimaks. Vici Gaming menghantam Virtus.pro hanya dalam waktu 21 menit : 48 detik. Pertandingan Grand Final berakhir dengan skor 3-2 untuk wakil Tiongkok ini.

Tim Asia Back to Back di DreamLeague

Dengan menjuarai Major Event ini, Vici Gaming membawa pulang $350,000 USD dan DPC poin sebesar 4,950. Ini adalah kali pertama DreamLeague didominasi oleh tim dari Asia berturut-turut. Setelah di turnamen sebelumnya, DreamLeague Season 10 tropi juara dipegang oleh wakil dari Asia Tenggara, Tigers yang kala itu mengalahkan Natus Vincere.

 

Image result for vici gaming dreamleague 11

Dok: VPEsports