Rekap IESPL : Match Day 21 Mobile Legends

Indonesia Esports Premier League atau lebih singkat IESPL, sudah masuk ke Match Day 21. Diposisi 1 dan 2 pada Match Day sebelumnya dipegang oleh Alter Ego dan RRQ.O2. Dengan poin yang sama namun berbeda pertandingan, dimana Alter Ego masih memiliki keuntungan yakni berbeda 1 pertandingan dengan RRQ.O2 yang diposisi 2 tersebut.

Bagaimana dengan tim lainnya? Simak berita di bawah ini:

Match Day 21 IESPL

18 Januari 2019

Tim

Tim

Recca Esports

03

Bigetron

RRQ.O2

30

XCN

PG.Barrack

31

BOOM ID

EVOS Esports

13

Louvre Juggernout

THE PRIME

03

ALTER EGO

Team CAPCORN

30

<nxl

 

Klasemen sementara

RankTeamPLAYWINDRAWLOSEPts
1stALTER EGO980124p
2ndRRQ.O21073024p
3rdLouvre Juggernout962120p
4thXCN1044216p
5thTEAM CAPCORN951316p
6thEVOS Esports841313p
7thBOOM ID1041513p
8thTHE PRIME1033412p
9thBigetron Esports102268p
10thPG.Barrack92258p
11thnxl>101275p
12thRECCA Esports100191p

Lihat Klasemen Sementara di sini

ALTER EGO semakin Solid! RRQ.O2 Tak Mau Main-Main

Dapat kita lihat bahwa persaingan papan atas untuk memperebutkan posisi 1 sangat panas antara ALTER EGO sebagai pemuncak klasemen sementara dengan RRQ.O2. Dengan poin yang dikumpulkan sama yakni 21 poin.  ALTER EGO masih lebih diunggulkan. Seperti yang sudah dikatakan di atas bahwa RRQ.O2 sudah melakukan pertandingan 10x atau dengan kata lain 1x lebih banyak dibanding ALTER EGO yang baru 9x bertanding.

ALTER EGO semakin solid dari sisi kerja samanya, dari sisi bertahan Murphy selalu bisa diandalkan sendiri. Ditambah kedatangan seorang Assassin/Fighter baru dari Team CAPCORN, yakni Chester, menambah daya serang dari ALTER EGO yang sudah dihuni Fighter kuat lainnya yakni Arss dan Assassin yang sedang naik daun, Maungzy. Di sini posisi Caesius yang serba bisa dapat membantu serang maupun bertahan, dengan hero-hero Support atau Mage, yang akhir-akhir ini sering Ia pakai.

RRQ.O2 yang sangat sarat tropi dan haus akan gelar juara ternyata tidak mau dianggap bermain-main di kompetisi IESPL ini. Mereka mulai mengencangkan sabuk pengaman untuk kebut menyusul ALTER EGO. Ayam Jago semakin tajam sebagai Solo Mid yang membuat Kapten Lemon Ikhsan lebih santai beban kerjanya.

RECCA dan <nxl Melempem

Ada apa dengan permainan dari Recca dan <nxl? Beberapa kali kedua tim tersebut melakukan pembenahan dengan mengganti roster-roster lamanya. Recca yang mendatangkan Tank didikan RRQ.O2, yakni Lavitz. Kemudian <nxl yang mendatangkan legend dari Tim Saints, Hinnelle, sepertinya belum mendapatkan chemistri satu sama lain.

Kedua tim tersebut masing-masing mendapat hasil yang sangat buruk, yakni dihabisi tanpa ampun 3-0. Recca kalah melawan Bigetron, dan <nxl kalah melawan Tim Capcorn.

 

EVOS Belum Menunjukkan Taringnya

Logo macan dengan taring yang sempurna, melambangkan keperkasaan EVOS Esports sebagai tim kuat Indonesia, sepertinya belum dapat ditunjukkan saat-saat ini. Para pendukung EVOS mesti menunggu chemistry yang terbangun di tim tersebut.

Mendatangkan 2 pemain yang kelasnya di atas rata-rata yakni Rekt dan G, ternyata sampai sekarang belum memberikan hasil yang diharapkan. G yang memang masih memiliki job yang sama yakni di Solo Middle kadang masih bertukar posisi dengan JessNoLimit sehingga harus bermain di Top atau Bottom Turret. Kemudian salah satu ahli Marksman Mobile Legends Indonesia, Rekt dipaksa harus menjadi Tank. Job yang sudah lama sekali Ia tidak emban di BTR dan Louvre sebelumnya. Mungkin ini yang menjadi PR utama dari EVOS Esports.

Bukan cuma di kompetisi IESPL ini, namun di IEG 2018 juga EVOS masih mencari-cari draft yang cocok dan mempertajam chemistry satu sama lain.

Leave a Reply